slot depo 10k slot depo 10k
Pendidikan

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Versi BMKG, Cek Daerahmu!

<div>

Jakarta: Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia masih dipengaruhi musim kemarau pada awal September 2026. Cuaca panas dan <a href=”https://www.medcom.id/pendidikan/inspirasi-pendidikan/xkEd6J5b-bukan-debu-biasa-ini-fakta-abu-vulkanik-di-balik-erupsi-gunung-anak-krakatau”>kering</a> masih mendominasi, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan curah hujan.<br/>

<br/>

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di sejumlah daerah pada periode 4–10 September 2026.<br/>

<br/>

BMKG menyebut sebagian besar wilayah Indonesia masih diprakirakan mengalami kondisi relatif kering. Namun, terdapat sejumlah wilayah yang memiliki peluang pertumbuhan awan hujan lebih tinggi akibat dinamika atmosfer dan kondisi lokal.<br/>

<br/>

Lantas, daerah mana saja yang berpotensi hujan pada pekan ini?

<h2>Wilayah yang Berpotensi Hujan</h2>

Melansir laman resmi <em>BMKG</em>, meski sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau, hujan dengan intensitas tinggi tetap berpotensi terjadi di sejumlah daerah. Pada 31 Agustus hingga 2 September 2026, hujan lebat hingga sangat lebat masih terjadi di beberapa wilayah Sumatra bagian utara dan tengah.<br/>

<br/>

Curah hujan tertinggi tercatat di Sumatera Utara dengan mencapai 111,6 milimeter per hari. Selanjutnya, Sumatera Barat mencatat curah hujan 101,8 milimeter per hari, sementara Aceh mencapai 82,5 milimeter per hari.<br/>

<br/>

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah dinamika <a href=”https://www.medcom.id/pendidikan/inspirasi-pendidikan/PNg13DLk-siap-siap-ini-daftar-fenomena-langit-september-2026-yang-wajib-diamati”>atmosfer</a>. Aktivitas spasial <em>Madden-Julian Oscillation</em> (MJO) dan Gelombang Rossby Ekuatorial terpantau berada di sekitar wilayah Aceh. Sementara itu, Gelombang Kelvin aktif di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Gelombang <em>Mixed-Rossby-Gravity</em> juga terpantau aktif di Aceh dan Sumatera Utara.<br/>

<br/>

Selain faktor atmosfer, adanya belokan serta pertemuan angin di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat turut mendukung terbentuknya awan hujan. Kondisi tersebut semakin diperkuat oleh suhu muka laut yang relatif hangat di perairan barat dan utara Sumatra, sehingga menyediakan pasokan uap air yang mendukung pertumbuhan awan.<br/>

<br/>

Faktor lokal juga turut berperan dalam meningkatkan potensi hujan. Pemanasan permukaan, kondisi topografi, serta interaksi antara angin darat dan angin laut dapat memicu pengangkatan massa udara dan mendukung <a href=”https://www.medcom.id/pendidikan/inspirasi-pendidikan/xkEdJXZb-dari-hutan-ke-meja-kebijakan-prof-gono-semiadi-raih-sarwono-memorial-lecture-2026″>pertumbuhan</a> awan hujan di sejumlah wilayah.

<div>

<p><strong>Baca Juga :</strong></p>

<h3><a href=”https://www.medcom.id/pendidikan/inspirasi-pendidikan/dN6yQg0K-kebakaran-ada-4-fakta-unik-dan-tradisi-kampung-sade-lombok-yang-bikin-kagum”>Kebakaran, Ada 4 Fakta Unik dan Tradisi Kampung Sade Lombok yang Bikin Kagum</a></h3>

</div>

<h2>Potensi Hujan 7–10 September 2026</h2>

Memasuki periode 7–10 September 2026, kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan hingga hujan sedang. Namun, BMKG menyatakan masyarakat perlu waspada adanya peningkatan hujan intensitas sedang yang berpotensi terjadi di wilayah, di antaranya:

<ul>

<li>Aceh</li>

<li>Sumatra Utara</li>

<li>Sumatra Barat</li>

<li>Riau</li>

<li>Papua Pegunungan</li>

</ul>

BMKG juga memberikan informasi perihal wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang, wilayah yang berpotensi terjadi adanya angin kencang tersebut meliputi:

<ul>

<li>Aceh</li>

<li>Bengkulu</li>

<li>Lampung</li>

<li>Kepulauan Riau</li>

<li>Bangka Belitung</li>

<li>Banten</li>

<li>Jawa Barat</li>

<li>Kalimantan Barat</li>

<li>Kalimantan Selatan</li>

<li>Bali</li>

<li>Nusa Tenggara Barat</li>

<li>Nusa Tenggara Timur</li>

<li>Sulawesi Utara</li>

<li>Gorontalo</li>

<li>Sulawesi Tengah</li>

<li>Sulawesi Selatan</li>

<li>Maluku</li>

<li>Papua Barat</li>

<li>Papua Selatan.</li>

</ul>

BMKG mengimbau masyarakat untuk perlu tetap mewaspadai potensi pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan, dan sambaran petir, serta menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh saat cuaca buruk. Yuk Sobat <em>Medcom</em> terus pantau perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca terkini! <strong>(Adinda Kinanthi)</strong><br/>

<br/><br/>

<div>

<a href=”https://www.google.com/preferences/source?q=https://www.medcom.id”><span>Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda</span></a>

<div>

<ul>

<li><button><img alt=”Facebook” src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/main/sh-fb.svg”/></button></li>

<li><button><img alt=”X” src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/main/sh-x.svg”/></button></li>

<li><button><img alt=”WhatsApp” src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/main/sh-wa.svg”/></button></li>

<li><button><img alt=”Telegram” src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/main/sh-tl.svg”/></button></li>

<li><button><img alt=”link” src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/main/sh-copy.svg”/></button></li>

<span>URL Berhasil di Salin</span>

<textarea>Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Versi BMKG, Cek Daerahmu!

Klik untuk baca:

https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/Rkj1D7Vb-daftar-wilayah-berpotensi-hujan-lebat-dan-angin-kencang-versi-bmkg-cek-daerahmu</textarea>

</ul>

</div>

</div><br/><div>(REN)</div> </div>

➡️ Baca Juga: Gus Yahya Tinjau Kesiapan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas untuk Sukses Acara

➡️ Baca Juga: Kemendagri Pastikan Program PPPK Berlanjut untuk Belanja Pegawai Tetap yang Ideal

Related Articles

Back to top button