Ulasan Pragmata: Menelusuri Inovasi dan Kualitas Game Baru dari Capcom

Pragmata, game terbaru yang ditunggu-tunggu dari Capcom, akhirnya dirilis setelah mengalami beberapa penundaan. Proyek ini menjadi salah satu upaya Capcom dalam memperkenalkan IP baru yang menjanjikan. Dalam artikel ini, kami akan mengupas tuntas pengalaman bermain Pragmata, menjelajahi inovasi dan kualitas yang ditawarkan oleh game sci-fi shooter ini.
Ulasan Pragmata
Pragmata menghadirkan sebuah dunia futuristik yang mengajak pemain berpetualang di permukaan Bulan, menghadapi berbagai robot yang berbahaya. Dengan tema yang kuat dan narasi yang mendalam, game ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pemainnya.
Plot dan Karakter Utama
Cerita dalam Pragmata berfokus pada Hugh Williams, seorang anggota tim respon yang dikirim ke Bulan untuk memeriksa stasiun penelitian milik Delphi yang kehilangan komunikasi secara misterius. Stasiun ini menjadi lokasi penelitian Lunafilament, teknologi mutakhir yang dapat mencetak berbagai objek, mulai dari barang-barang sederhana hingga kompleksitas seperti kendaraan dan tumbuhan.
Setibanya di sana, Hugh dan timnya terjebak dalam gempa yang mengguncang stasiun, memisahkan Hugh dari rekan-rekannya. Dalam keadaan tak sadarkan diri, dia diselamatkan oleh seorang android kecil bernama D-i-0336-7, yang kemudian Hugh beri nama Diana. Dari sinilah petualangan luar biasa mereka dimulai.
Petualangan Berbahaya di Bulan
Pencarian untuk melarikan diri dari stasiun penelitian di Bulan bukanlah hal yang mudah. Hugh dan Diana dikejar oleh robot-robot berbahaya yang dioperasikan oleh sistem AI bernama IDUS, yang menganggap Hugh sebagai intruder. Mereka harus berjuang melawan berbagai ancaman sambil membangun hubungan yang semakin erat.
Kedekatan Emosional Antara Karakter
Hubungan antara Hugh dan Diana menjadi salah satu kekuatan dalam game ini. Mirip dengan formula yang berhasil di Resident Evil Requiem, interaksi mereka berkembang dari hubungan yang awalnya bersifat transaksional menjadi hubungan yang lebih emosional seperti ayah dan anak. Hugh mulai mengajarkan Diana tentang kehidupan, bahaya di sekitar, dan bahkan kisah masa lalunya.
Diana, yang menggambarkan sifat penasaran seorang anak kecil, menjadi sosok yang menyegarkan. Dinamika ini memberikan kedalaman pada narasi, membuat pemain semakin terikat dengan perjalanan mereka. Keberhasilan formula “mengasuh anak” ini memberikan daya tarik tersendiri bagi cerita Pragmata.
Gameplay: Hack dan Shoot
Aspek gameplay Pragmata menawarkan inovasi yang menarik. Dalam menghadapi robot-robot yang tidak dapat dihancurkan dengan senjata biasa, peran Diana sebagai hacker sangatlah penting. Dia memiliki kemampuan untuk membobol sistem keamanan robot, membuka titik lemah yang dapat dieksploitasi oleh Hugh.
Pemain tidak hanya terlibat dalam pertempuran tembak-menembak, tetapi juga harus melakukan hacking dalam waktu bersamaan. Mekanik ini, yang dikenal sebagai Hack-and-Shoot, menciptakan pengalaman yang membutuhkan multitasking dari pemain. Proses hacking ini berbentuk mini-game, di mana pemain harus menggerakkan kursor untuk mencapai tujuan tertentu.
Markas: Tempat Upgrade dan Relaksasi
Setiap kali menyelesaikan misi, pemain akan kembali ke markas atau Cabin yang berfungsi sebagai tempat untuk meningkatkan persenjataan, keterampilan, dan kemampuan hacking. Di sini, pemain juga dapat mengganti skin untuk Hugh dan Diana yang diperoleh melalui sistem yang mirip dengan bingo.
Tidak hanya berfungsi sebagai tempat upgrade, markas ini juga menawarkan fitur REM (Read Earth Memory) yang dapat menurunkan tingkat stres pemain. REM yang dikumpulkan selama petualangan dapat digunakan untuk menciptakan zona bermain bagi Diana, di mana pemain dapat melihat berbagai aktivitas lucu yang dilakukan oleh Diana, seperti bermain seluncuran atau menonton TV.
- Interaksi dengan Diana yang mendukung pengembangan karakter.
- Mini-game untuk mencari Diana yang bersembunyi di markas.
- Pengumpulan REM untuk meningkatkan pengalaman bermain.
- Upgrade senjata dan skill di markas.
- Pengalaman relaksasi setelah misi yang menantang.
Grafis Memukau dengan RE Engine
Pragmata menampilkan grafis yang luar biasa berkat penggunaan RE Engine. Detail lingkungan, desain karakter, dan efek visual menjadikan game ini sangat memukau untuk dilihat. Dari armor Hugh hingga desain rambut Diana, setiap elemen dirender dengan sangat baik.
Lingkungan futuristik yang dibuat oleh Lunafilament, dari stasiun luar angkasa hingga replika Times Square, memberikan pengalaman visual yang kaya dan beragam. Capcom benar-benar memanfaatkan potensi engine mereka untuk menciptakan grafis yang dapat dinikmati di berbagai platform, termasuk Nintendo Switch 2.
Suara yang Menghidupkan Karakter
Pengisi suara untuk karakter Hugh dan Diana juga menjadi sorotan penting dalam Pragmata. Interaksi verbal mereka menambah kedalaman pada cerita, dengan pengisi suara yang berhasil menangkap emosi dari hubungan ayah dan anak. Percakapan mereka menciptakan nuansa yang nyata dan menyentuh hati.
Hugh terdengar tegas namun penuh kasih sayang, sementara Diana menghidupkan rasa ingin tahunya sebagai seorang anak kecil. Dinamika ini membuat pemain semakin terlibat dalam cerita yang disuguhkan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Pragmata adalah game yang menawarkan pengalaman bermain yang mendebarkan. Kombinasi unik antara elemen Hack dan Shoot membuat pemain harus beradaptasi dan mengasah keterampilan multitasking untuk menghadapi tantangan. Grafis yang menawan dan pengisi suara yang berkualitas menambah daya tarik game ini.
Walaupun ada beberapa elemen yang terasa repetitif, seperti mekanik hacking yang dapat dikuasai dengan mudah, hal ini tidak mengurangi kesenangan dalam bermain. Capcom menunjukkan komitmen yang kuat dalam pengembangan Pragmata, menjadikannya salah satu game yang layak untuk dicoba di tahun 2026. Dengan segala inovasi dan kualitas yang ditawarkan, Pragmata memang patut mendapatkan perhatian.
Baca juga informasi menarik lainnya terkait game review dan artikel seputar dunia gaming. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui email.
➡️ Baca Juga: Latihan Gym Dasar Memperkuat Struktur Tubuh
➡️ Baca Juga: Analisis Kinerja Klub Papan Atas di Paruh Musim Kompetisi Utama 2023