Telkom Percepat Transformasi Hijau dengan Target Penurunan Emisi 20 Persen

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan dedikasinya terhadap keberlanjutan lingkungan sejalan dengan peringatan Hari Bumi 2026 yang mengusung tema “Our Power, Our Planet”. Komitmen ini diimplementasikan melalui aksi konservasi yang mencakup penanaman 10.000 mangrove dan transplantasi 2.000 terumbu karang di Pantai Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Kolaborasi untuk Keberlanjutan
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 23 April 2026, ini melibatkan mitra strategis serta masyarakat lokal. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pelestarian ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat kolaborasi antar berbagai pemangku kepentingan demi masa depan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Inisiatif konservasi ini merupakan bagian dari program GoZero% – Sustainability Action oleh Telkom Indonesia, yang berfokus pada pilar Save Our Planet. Program ini bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan, melindungi ekosistem, dan mempercepat transisi menuju operasi rendah karbon.
Pentingnya Kesadaran Lingkungan
Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyatakan bahwa Hari Bumi merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pertumbuhan digital yang sejalan dengan tanggung jawab lingkungan. “Telkom memandang keberlanjutan sebagai elemen integral dari strategi bisnis jangka panjang. Dengan melakukan konservasi mangrove dan terumbu karang, kami ingin memberikan manfaat nyata bagi ekosistem pesisir dan masyarakat sekitar, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur digital tetap harmonis dengan kelestarian alam,” jelas Hery Susanto dalam siaran pers pada hari Jumat, 24 April.
Menjaga Ekosistem dan Infrastruktur Digital
Pemilihan Lombok Utara sebagai lokasi konservasi bukan tanpa alasan. Kawasan ini terletak di jalur strategis Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) TelkomGroup Mandalika–Sanur. Keberadaan ekosistem pesisir yang sehat sangat penting untuk menjaga ketahanan kawasan terhadap abrasi dan perubahan lingkungan, serta mendukung keberlangsungan infrastruktur konektivitas digital bawah laut milik TelkomGroup.
Ekosistem mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi, penyerap karbon biru (blue carbon), dan habitat berbagai biota laut. Sementara itu, terumbu karang berperan penting dalam menjaga keanekaragaman hayati laut dan mendukung ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan dan pariwisata. Oleh karena itu, konservasi di Lombok Utara diharapkan tidak hanya menciptakan dampak ekologis, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Capaian Lingkungan Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, Telkom telah melaksanakan berbagai program pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan. Program-program tersebut mencakup pengumpulan lebih dari 3,3 ton sampah plastik, yang setara dengan 177.915 botol, melalui penggunaan Reverse Vending Machine (RVM) di lingkungan Telkom Hub Jakarta.
Selain itu, perusahaan juga menerapkan pengelolaan sirkular limbah kabel serat optik dengan tingkat pemulihan mencapai 73 persen. Upaya lain yang dilakukan adalah standarisasi gedung ramah lingkungan melalui sertifikasi internasional Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE), yang bertujuan untuk memastikan efisiensi energi dan penggunaan sumber daya yang optimal.
Target Penurunan Emisi 20 Persen
Sebagai langkah untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim, Telkom menerapkan Climate Transition Plan yang berfungsi sebagai peta jalan menuju operasi rendah karbon dan target Net Zero Emission 2060. Pada fase awal 2023 hingga 2030, perusahaan menetapkan enam strategi dekarbonisasi dengan sasaran menurunkan emisi gas rumah kaca cakupan 1 dan 2 sebesar 20 persen. Selain itu, Telkom berupaya untuk menekan konsumsi energi hingga 10 persen melalui modernisasi teknologi jaringan, membangun panel surya (Solar PV) berkapasitas lebih dari 14 MWp, serta mengurangi limbah minimal 70 persen sambil mengoptimalkan pengelolaan limbah serat optik.
Investasi untuk Masa Depan yang Berkelanjutan
Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menekankan bahwa transformasi hijau tidak hanya bergantung pada investasi yang besar, tetapi juga pada konsistensi dalam langkah-langkah yang diambil. Oleh karena itu, kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci dalam mencapai keberhasilan inisiatif ini.
Melalui komitmen yang kuat dan berbagai inisiatif yang dilaksanakan, Telkom berusaha untuk menjadi pelopor dalam transformasi hijau di industri telekomunikasi. Dengan mewujudkan target penurunan emisi dan pelestarian lingkungan, Telkom tidak hanya berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat serta menunjang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat beroperasi secara efisien sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan, Telkom membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan.
Mendorong Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat
Selain melakukan konservasi, Telkom juga aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Melalui program-program sosial dan kampanye kesadaran, perusahaan berusaha untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
- Penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat lokal tentang pengelolaan sampah
- Program penghijauan yang melibatkan komunitas setempat
- Kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya ekosistem pesisir
- Kolaborasi dengan LSM untuk proyek konservasi jangka panjang
- Pengembangan program CSR yang berfokus pada lingkungan
Dengan melibatkan masyarakat, Telkom tidak hanya menciptakan dampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan. Kolaborasi ini menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Kesimpulan: Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau
Transformasi hijau yang dilakukan oleh PT Telkom Indonesia menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Melalui berbagai inisiatif dan program yang berfokus pada pengurangan emisi dan konservasi ekosistem, Telkom berusaha untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
Dengan terus berinvestasi dalam teknologi dan praktik ramah lingkungan, Telkom menunjukkan bahwa perusahaan dapat berkembang sambil tetap bertanggung jawab terhadap planet ini. Di masa depan, langkah-langkah ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi perusahaan-perusahaan lain dalam industri dan sektor lainnya untuk ikut serta dalam transformasi hijau demi keberlangsungan bumi kita.
➡️ Baca Juga: Capaian Vaksinasi Campak di Banten Mencapai 68 Persen, Target Selesai Akhir Bulan Ini
➡️ Baca Juga: Satgas PRR Lapor 406 Titik Terdampak Lumpur di Tiga Provinsi Sumatera Telah Bersih Total




