kpkgg
Ekonomi

79% Konsumen Tidak Segera Beli, Brand F&B Harus Unggul di Dua Momen Kunci Ini

Jakarta – Kebiasaan konsumen dalam menggunakan aplikasi makanan semakin menarik untuk diteliti. Meskipun beberapa orang sudah memiliki pilihan menu di kepala mereka, banyak yang justru mencari inspirasi setelah membuka platform tersebut. Fenomena ini diungkap dalam acara F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 yang berlangsung pada 8 Oktober 2026. Roy Nugroho, Direktur Komersial Grab Indonesia, menyampaikan bahwa berdasarkan data internal Grab selama 2025, sebanyak 79 persen dari total pesanan berasal dari konsumen yang melakukan eksplorasi terlebih dahulu sebelum membuat keputusan pembelian. “Sebanyak 79 persen pesanan di Grab berasal dari konsumen yang melakukan pencarian sebelum akhirnya menyelesaikan transaksi. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak langsung membeli,” jelas Roy.

Pentingnya Momen Eksplorasi bagi Brand F&B

Roy menekankan bahwa temuan ini menunjukkan bahwa keputusan untuk membeli makanan dan minuman tidak selalu dimulai dari ketertarikan terhadap satu merek tertentu. Sebaliknya, ada peluang besar bagi brand untuk memengaruhi konsumen pada saat mereka mulai mencari pilihan. “Inilah saat di mana peluang itu muncul. Konsumen tidak langsung menuju keranjang belanja, tetapi memulai dengan eksplorasi,” tambahnya.

Momen ketika konsumen mencari makanan menjadi saat yang krusial bagi brand F&B untuk merebut perhatian. Dengan pemahaman ini, brand harus mampu memenuhi dua momen kunci dalam perjalanan konsumen: momen eksplorasi dan momen pemilihan.

Statistik Pertumbuhan Industri F&B

Di tengah persaingan yang semakin ketat, Roy mencatat bahwa pertumbuhan industri F&B di Indonesia mencapai 6,7 persen pada semester pertama 2026. Data ini sejalan dengan pertumbuhan layanan ekosistem Grab, di mana layanan pengantaran mengalami peningkatan sebesar 24 persen pada kuartal kedua 2026. “Pertumbuhan F&B di Indonesia cukup signifikan, mencapai 6,7 persen year-on-year dari 2025 hingga 2026. Data Grab juga menunjukkan bahwa layanan kami, termasuk GrabFood, GrabMart, dan GrabExpress, tumbuh sebesar 24 persen pada kuartal kedua,” papar Roy.

Dengan besarnya pasar yang berkembang, semakin banyak pula brand yang berusaha merebut perhatian konsumen. Ini berarti bahwa persaingan tidak hanya berlangsung saat konsumen bersiap untuk melakukan pembayaran. Sebaliknya, merebut perhatian konsumen dimulai sejak fase penemuan, eksplorasi, pertimbangan, hingga pemilihan produk.

Strategi Brand F&B dalam Menghadapi Persaingan

Dalam konteks persaingan yang semakin ketat, brand F&B tidak bisa hanya mengandalkan produk yang lezat atau harga yang kompetitif. Mereka perlu memastikan bahwa merek mereka muncul dalam pikiran konsumen pada saat mereka mulai memikirkan makanan yang ingin dibeli. Ini disebut sebagai Top of Mind, yang berkaitan dengan kemampuan suatu brand untuk menjadi pilihan utama saat konsumen memerlukan kategori produk tertentu.

“Menjadi Top of Mind adalah langkah awal yang baik. Namun, pertumbuhan nyata juga berasal dari Top of Cart,” ungkap Roy. Setelah mencapai Top of Mind, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa merek tersebut dipilih dan dimasukkan ke dalam keranjang belanja konsumen.

Perjalanan Konsumen dalam Memilih Brand

Proses perjalanan konsumen dapat dimulai dari sekadar melihat sebuah merek, kemudian merasa tertarik, mencari menu, membandingkan pilihan, hingga akhirnya memutuskan untuk memasukkan produk ke dalam keranjang. Grab memandang perjalanan ini sebagai sebuah funnel yang berkesinambungan. Brand harus hadir di setiap tahap, mulai dari kesadaran dan pertimbangan hingga akhirnya mendorong konversi.

  • Keterlibatan konsumen selama proses eksplorasi
  • Pentingnya brand awareness dalam keputusan pembelian
  • Perbandingan pilihan sebagai faktor penentu
  • Memahami fase-fase dalam perjalanan pembelian
  • Strategi pemasaran yang efektif untuk menarik perhatian

“Diingat itu satu hal, tetapi dipilih itu hal lain,” kata Roy. Dengan memahami dua momen kunci ini—eksplorasi dan pemilihan—brand F&B dapat lebih efektif dalam meraih konsumen dan meningkatkan penjualan mereka.

Kesimpulan

Dalam industri F&B yang semakin kompetitif, sangat penting bagi brand untuk menyadari bahwa perjalanan konsumen dimulai jauh sebelum transaksi akhir dilakukan. Dengan memanfaatkan momen eksplorasi dan memastikan mereka menjadi pilihan yang diingat, brand dapat mengoptimalkan potensi mereka untuk menarik pelanggan dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

➡️ Baca Juga: Lippo Dedikasikan Lahan 31 Ha Senilai Rp6,2 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah

➡️ Baca Juga: 20 Kapal Berbendera Pakistan Diberikan Izin Melintas di Selat Hormuz

Related Articles

Back to top button