kpkgg
Nasional

Paiton Energy dan POMI Memulihkan Akses Air Bersih untuk Ratusan Warga Pascakarhutla Bromo

Di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sekitar Gunung Bromo, PT Paiton Energy dan PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) mengambil langkah nyata untuk memulihkan akses air bersih. Langkah ini tidak hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga berfokus pada pembangunan infrastruktur jangka panjang yang diperlukan oleh ratusan warga di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Dengan upaya terintegrasi ini, akses air bersih bagi sekitar 830 jiwa berhasil dipulihkan, menjawab kebutuhan mendesak mereka setelah bencana yang merusak ini.

Pelaksanaan Program Tanggap Bencana

Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dirancang dengan teliti, Paiton Energy dan POMI mengidentifikasi tiga area utama untuk fokus intervensi, yaitu penyediaan air bersih darurat, rekonstruksi jaringan pipa yang rusak, dan pelatihan mitigasi bencana hutan. Komitmen ini mencerminkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan dalam mendukung pemulihan berkelanjutan bagi masyarakat pascabencana.

Kecepatan Tanggap dalam Pemulihan

Bambang Jiwantoro, Head of External Relations PT Paiton Energy, mengungkapkan bahwa perusahaan telah berupaya secepat mungkin mulai dari fase darurat hingga fase pemulihan. “Dampak dari Karhutla di Bromo telah menghancurkan infrastruktur vital bagi masyarakat. Kami hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan logistik sementara, tetapi juga untuk menawarkan solusi jangka panjang dengan membangun kembali jaringan distribusi air agar aktivitas ekonomi dan keseharian masyarakat dapat segera pulih total,” jelas Bambang.

Langkah Darurat: Penyediaan Air Bersih

Pada fase darurat yang dimulai pada 10 Agustus 2026, Paiton Energy dan POMI bekerja sama dengan Pemerintah Desa untuk mendistribusikan 6.000 liter air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, serta menyediakan 60 dus Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) untuk mendukung relawan yang bekerja di lapangan.

Rekonstruksi Infrastruktur Air Bersih

Memasuki fase pemulihan fisik pada 2 September 2026, perusahaan menyerahkan 408 meter pipa air bersih di Kantor Desa Jetak. Bantuan infrastruktur ini sangat penting untuk menghubungkan kembali jaringan pipa yang meleleh dan rusak akibat kebakaran, sehingga air bersih dapat mengalir kembali ke Desa Jetak dan Desa Ngadas.

Dukungan dari BPBD

Penyerahan tersebut disaksikan oleh perwakilan BPBD Kabupaten Probolinggo dan Pemerintah Kecamatan Sukapura. R. Oemar Sjarief, ST., MT., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Paiton Energy dan POMI dalam mempercepat pemulihan layanan dasar bagi masyarakat yang terdampak Karhutla.

Pentingnya Akses Air Bersih

“Kami sangat bersyukur atas bantuan pipa untuk pemulihan jaringan air bersih ini. Air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat kami yang terdampak Karhutla di Desa Jetak dan Desa Nogosari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap akses air bersih dapat kembali pulih dan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air,” ungkap Oemar Sjarief.

Pelatihan untuk Meningkatkan Keselamatan

Selain fokus pada pemulihan fisik, aspek keselamatan masyarakat di zona rawan juga menjadi perhatian. Pada 18 September 2026, Paiton Energy dan POMI mengadakan pelatihan pertolongan pertama (First Aid) di Basecamp Pos Pantau RAPTOR. Pelatihan ini dirancang untuk membekali 30 perwakilan petani hutan dari Desa Selobanteng, Komunitas RAPTOR, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Binor dengan keterampilan penting seperti resusitasi jantung paru (CPR), penanganan patah tulang, dan evakuasi gigitan ular.

Pentingnya Ketangguhan Masyarakat

Rochman Hidayat, Head of Human Capital, Facility, and Community PT POMI, menekankan bahwa membangun ketangguhan masyarakat lokal adalah hal yang krusial. “Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat merupakan kunci untuk mitigasi bencana yang efektif. Dengan membekali keterampilan kepada masyarakat, kita dapat menciptakan jaringan respons cepat di garis depan kawasan hutan, sehingga risiko bencana serupa di masa depan dapat diminimalisir,” kata Rochman.

Koordinasi untuk Pemulihan Jaringan Air Bersih

Saat ini, koordinasi mengenai pemanfaatan dan pemasangan pipa terus dilakukan bersama BPBD Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kecamatan Sukapura, dan pemerintah desa setempat. Pemantauan juga dilakukan terhadap perkembangan pemasangan, fungsi jaringan, dan pemulihan layanan air bersih sebagai bagian dari evaluasi manfaat bantuan bagi masyarakat dalam program aksi tanggap bencana.

Sinergi Multipihak dalam Pengelolaan CSR

Dalam menjalankan program CSR-nya, PT Paiton Energy senantiasa mengedepankan konsep sinergi multipihak. Kerja sama ini melibatkan unsur-unsur penting seperti pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media. Kelima komponen ini secara konsisten dilibatkan dalam setiap inisiatif CSR dan ESG yang dilaksanakan oleh Paiton Energy, menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

➡️ Baca Juga: Pakar Wasit Italia Tegaskan Keputusan Penalti Jay Idzes di Laga Juventus vs Sassuolo Sudah Tepat

➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mencegah Peretasan Akun Bank Anda dengan Langkah Terpercaya

Related Articles

Back to top button