slot depo 10k
Internasional

Al-Aqsa Tetap Terkunci, Salat Tarawih dan I’tikaf Tidak Memperoleh Izin

Sebuah preseden berbahaya telah dilanggar. Untuk pertama kalinya sejak pendudukan Yerusalem pada 1967, salat tarawih dan I’tikaf dilarang di Masjid Al-Aqsa. Ini terjadi akibat penutupan kompleks Masjid Al-Aqsa yang berlangsung 11 hari berturut-turut oleh pasukan penjajah Israel. Mengutip sumber yang dapat dipercaya, penutupan ini didasarkan pada alasan keamanan terkait konflik dengan Iran dan telah memperoleh kecaman keras dari masyarakat internasional.

Al-Aqsa Tetap Terkunci: Sebuah Kekhawatiran yang Berlanjut

Dalam rangkaian penutupan yang tidak pernah terjadi sebelumnya, Masjid Al-Aqsa telah tetap terkunci selama 11 hari berturut-turut. Pasukan penjajah Israel terus menutup akses ke situs suci ini, melarang jamaah Muslim Palestina untuk beribadah di masjid tersebut. Alasan yang diberikan adalah masalah keamanan terkait konflik dengan Iran.

Penutupan ini telah menciptakan gelombang kekhawatiran dan kecaman, terutama karena terjadi selama sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan. Situasi ini menjadi preseden berbahaya, menandai pertama kalinya sejak pendudukan Yerusalem pada 1967 salat tarawih dan I’tikaf dilarang di dalam Masjid Al-Aqsa.

Penutupan Al-Aqsa: Lebih dari Sekadar Tindakan Keamanan Sementara

Sementara Zionis berdalih bahwa penutupan itu dilakukan karena alasan keamanan, Pemerintah Provinsi Yerusalem menegaskan bahwa apa yang terjadi tidak dapat dianggap sebagai tindakan keamanan sementara. Mereka berpendapat bahwa ini lebih merupakan agenda politik dan ideologis yang bertujuan untuk mengubah status quo keagamaan, sejarah, dan hukum yang ada di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Penutupan ini terjadi di tengah eskalasi hasutan berbahaya yang dipimpin oleh organisasi ekstremis Bukit Bait Suci terhadap Masjid Al-Aqsa. Penjajah telah menggunakan penutupan sebagai kesempatan untuk merusak dan mengubah struktur suci masjid, menimbulkan kekhawatiran bahwa ini adalah bagian dari upaya mereka untuk menggantikan identitas Muslim dan Arab dari situs tersebut.

Potret Masjid Al-Aqsa dalam Sejarah

Masjid Al-Aqsa adalah salah satu situs suci terpenting dalam Islam. Itu adalah tempat Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Mi’raj dan dianggap sebagai tempat ketiga terpenting dalam Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Berlokasi di Yerusalem, masjid ini memiliki sejarah yang panjang dan rumit, sering menjadi titik konflik antara Palestina dan Israel.

  • Masjid Al-Aqsa adalah situs suci terpenting ketiga dalam Islam
  • Itu adalah tempat Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Mi’raj
  • Masjid ini sering menjadi titik konflik antara Palestina dan Israel

Penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel merupakan pelanggaran berat terhadap hak beragama dan ibadah bagi umat Islam. Ini menegaskan pentingnya komunitas internasional untuk terus memperjuangkan kebebasan beragama dan hak asasi manusia di Yerusalem dan seluruh dunia.

➡️ Baca Juga: Dompu Tetapkan Status KLB Campak, 216 Anak Jadi Suspek pada Awal 2026

➡️ Baca Juga: Jepang Peringati 15 Tahun Malapetaka Nuklir Fukushima

Back to top button