Pemudik dan Perantau Tiba di Jakarta H+1 Lebaran: Momen Kembali ke Ibu Kota

Setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, momen kembali ke Ibu Kota menjadi pengalaman yang sangat dinantikan oleh banyak pemudik dan perantau. H+1 Lebaran, Jakarta kembali dipadati oleh mereka yang ingin kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari. PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat lonjakan kedatangan yang signifikan dari para pemudik pada hari tersebut.
Data Kedatangan Pemudik di Jakarta
Pada Minggu, 22 Maret 2026, manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa hingga pukul 09.00 WIB, jumlah pemudik dan perantau yang tiba di Jakarta mencapai 41.663 orang. Mereka menggunakan berbagai stasiun, termasuk Stasiun Pasarsenen, Stasiun Gambir, Stasiun Bekasi, Stasiun Cikampek, Stasiun Cikarang, Stasiun Jatinegara, dan Stasiun Karawang.
Keberangkatan dari Jakarta
Sementara itu, hari yang sama juga mencatat keberangkatan yang cukup tinggi. Sebanyak 41.754 penumpang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa. Data ini menunjukkan bahwa meskipun banyak yang kembali, antusiasme untuk bepergian masih tinggi.
Volume Penumpang di Stasiun Pasarsenen
Di Stasiun Pasarsenen, terjadi peningkatan volume keberangkatan pemudik yang mencolok. Pada hari itu, sebanyak 19.604 penumpang berangkat, meningkat dibandingkan hari sebelumnya, yang mencatatkan 18.814 penumpang. Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang yang ingin segera kembali ke rutinitas mereka setelah libur Lebaran.
Kedatangan di Stasiun Besar Jakarta
Dalam hal kedatangan, Stasiun Pasarsenen juga mencatatkan angka yang signifikan, dengan 15.994 penumpang tiba pada hari tersebut. Sementara Stasiun Gambir mencatatkan 11.047 penumpang yang tiba, menunjukkan bahwa stasiun-stasiun besar di Jakarta menjadi titik utama bagi para pemudik dan perantau.
Kapasitas dan Okupansi Kereta Api
Franoto juga menjelaskan bahwa total kapasitas tempat duduk untuk kereta api jarak jauh (KAJJ) mencapai 1.083.623 seat. Pada tanggal 22 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 45.841 orang. Ini menunjukkan bahwa meskipun banyak yang kembali, masih ada banyak kapasitas yang tersedia untuk penumpang yang ingin bepergian.
Statistik Penumpang Selama Periode Mudik
Secara kumulatif, total penumpang yang berangkat dari 11 hingga 22 Maret 2026 adalah 579.083 orang. Sedangkan untuk periode pemesanan tiket dari 11 Maret hingga 1 April 2026, jumlah tiket yang terjual mencapai 790.692. Data ini menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan selama periode Lebaran.
Rata-rata Okupansi dan Sisa Tempat Duduk
Franoto menambahkan bahwa rata-rata okupansi tempat duduk selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026 adalah 73 persen. Untuk periode setelah 23 Maret hingga 1 April 2026, masih tersedia 290.982 seat. Ini menunjukkan bahwa meskipun banyak yang sudah kembali, masih ada peluang bagi penumpang yang ingin melakukan perjalanan.
Penjualan Tiket Tertinggi
Pada momentum mudik atau pra-Lebaran, periode penjualan tiket tertinggi terjadi antara 11 hingga 20 Maret 2026. Selama waktu ini, sebanyak 483.389 tiket telah terjual atau dipesan oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya momen mudik bagi banyak orang, yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga.
Keseluruhan data yang disampaikan oleh PT KAI Daop 1 Jakarta memberikan gambaran yang jelas tentang arus pemudik dan perantau yang kembali ke Jakarta setelah Hari Raya Idul Fitri. Momen ini bukan hanya sekedar perjalanan, tetapi juga tanda bahwa kehidupan kembali berjalan normal setelah momen liburan yang penuh makna. Para pemudik dan perantau membawa serta harapan dan semangat baru untuk menghadapi tantangan di Ibu Kota.
➡️ Baca Juga: Kemungkinan Besar Veda Ega Pratama Berprestasi di Moto3 Brasil 2026 Pasca Sukses Debut di Thailand
➡️ Baca Juga: MC Dingdong Hadapi Trauma Masa Lalu Saat Jambak BJ Perempuan di Live Streaming



