Lelang Jabatan Besar Pemkab Dharmasraya, 8 Kursi Kadis Kosong untuk Diperebutkan

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, yang terletak di Sumatera Barat, tengah mengadakan proses seleksi terbuka untuk mengisi delapan posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Inisiatif ini dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026, dengan tujuan untuk menjaring aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi. Melalui langkah ini, Pemkab Dharmasraya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan daerah.
Komitmen Pemkab Dharmasraya dalam Pengisian Jabatan
Medison, Sekretaris Daerah Dharmasraya, menjelaskan bahwa melalui seleksi yang transparan dan akuntabel, diharapkan dapat ditemukan para pejabat yang tidak hanya memiliki kemampuan yang sesuai, tetapi juga integritas yang dapat diandalkan. “Kami ingin memastikan bahwa pejabat yang terpilih benar-benar berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Pengumuman resmi mengenai seleksi ini telah dikeluarkan dalam Surat Pengumuman Nomor 800.1.4/1251/PANSEL/JPT-2026 yang diterbitkan pada tanggal 4 September 2026. Dalam pengumuman tersebut, disebutkan dengan jelas jabatan-jabatan yang akan diperebutkan serta persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pelamar.
Jabatan yang Tersedia
Delapan posisi yang dibuka dalam seleksi ini mencakup:
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup
- Kepala Dinas Perhubungan
- Kepala Dinas Pendidikan
- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak
- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
Proses Seleksi yang Transparan
Proses seleksi terbuka untuk JPT Pratama ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Dharmasraya dalam menerapkan manajemen sumber daya manusia yang efektif, berdasarkan kualifikasi dan kompetensi. ASN yang berkualitas akan menjadi elemen kunci dalam mendukung visi dan misi Bupati Annisa Suci Ramadhani, serta dalam mewujudkan pelayanan pemerintahan yang optimal.
Persyaratan Pendaftaran
Pendaftaran untuk mengikuti seleksi dibuka pada periode 7 hingga 21 September 2026. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran melalui platform ASN Karier dengan menggunakan akun MyASN mereka masing-masing. Setiap peserta diperbolehkan untuk melamar maksimum dua jabatan yang tersedia.
Adapun syarat umum yang harus dipenuhi oleh pelamar adalah sebagai berikut:
- Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)
- Memiliki pendidikan minimal S1 atau D4 sesuai dengan jabatan yang dilamar
- Memiliki pangkat atau golongan ruang minimal Pembina (IV/a)
- Usia maksimal 56 tahun saat pelantikan
- Memiliki pengalaman jabatan terkait minimal lima tahun secara kumulatif
Rangkaian Tahapan Seleksi
Tahapan seleksi akan meliputi beberapa proses, antara lain:
- Seleksi administrasi
- Ujian asesmen
- Kompetensi manajerial dan sosial kultural
- Presentasi makalah
- Wawancara dan penilaian rekam jejak
Bobot penilaian untuk masing-masing tahapan adalah sebagai berikut: ujian asesmen sebesar 25 persen, presentasi makalah 20 persen, wawancara 35 persen, dan rekam jejak 20 persen. Proses seleksi dimulai dengan seleksi administrasi pada 22 hingga 24 September 2026, diikuti dengan ujian asesmen yang berlangsung pada 29 hingga 30 September. Presentasi makalah dan wawancara dijadwalkan pada 5 hingga 6 Oktober, sedangkan penilaian rekam jejak akan dilakukan pada 7 hingga 8 Oktober 2026.
Pengumuman Hasil Seleksi
Setelah seluruh tahapan seleksi dilaksanakan, hasil seleksi dijadwalkan untuk diumumkan pada 9 Oktober 2026. Hasil penilaian akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian pada 10 Oktober, dan diteruskan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 12 Oktober 2026. Dengan adanya proses seleksi ini, diharapkan Pemkab Dharmasraya dapat menemukan pemimpin yang tepat untuk mendukung kemajuan daerah.
Melalui lelang jabatan Pemkab Dharmasraya ini, pihak pemerintah berupaya untuk menjaring talenta terbaik yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ini adalah langkah strategis yang tidak hanya akan memperkuat struktur pemerintahan, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik. Keterbukaan dalam seleksi ini diharapkan dapat menarik perhatian para ASN yang memenuhi syarat dan siap untuk mengambil tantangan baru dalam mengemban tugas yang lebih besar.
➡️ Baca Juga: Sinopsis We, Everyday, Film Terakhir Kim Sae Ron yang Baru Tayang
➡️ Baca Juga: Pemudik dan Perantau Tiba di Jakarta H+1 Lebaran: Momen Kembali ke Ibu Kota




