Kampung Wisata Bukittinggi Masuk 30 Besar WIA 2026 dan Menarik Perhatian Pengunjung

Kabar menggembirakan hadir dari Bukittinggi, Sumatera Barat, di mana Tapian Tabiang Barasok telah sukses meraih posisi di antara 30 besar kampung wisata pada ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Pencapaian ini mencerminkan pertumbuhan pesat potensi wisata berbasis komunitas yang semakin mendapat perhatian luas dari publik.
Pentingnya Pengakuan untuk Kampung Wisata Bukittinggi
Keberhasilan Tapian Tabiang Barasok dalam kompetisi bergengsi ini merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan daya tarik wisata Bukittinggi kepada khalayak yang lebih luas. Melalui ajang ini, kampung wisata ini tidak hanya akan dikenal di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional.
Mochammad Abdi, seorang praktisi pariwisata asal Sumatera Barat, mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi ini. Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, pelaku wisata, dan akademisi. “Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, Tapian Tabiang Barasok berhasil mengalahkan puluhan nominator di Sumatera Barat dan ratusan lainnya di tingkat nasional,” katanya.
Kolaborasi dalam Pengembangan Pariwisata
Kementerian Pariwisata RI, melalui rilis resminya, menegaskan bahwa keberhasilan Tapian Tabiang Barasok tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan pariwisata daerah. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu pilar utama dalam penerapan konsep pariwisata berbasis masyarakat, atau yang dikenal dengan Community Based Tourism (CBT).
“CBT di sini sangat luar biasa, karena melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat lokal. Mereka telah berkolaborasi selama bertahun-tahun untuk membangun dan merawat kawasan ini. Tanah untuk pengembangan wisata telah disediakan oleh tokoh adat setempat dan dikelola oleh kelompok sadar wisata,” tambahnya.
Daya Tarik Alam Tapian Tabiang Barasok
Tapian Tabiang Barasok terletak strategis di tepi Ngarai Sianok, menawarkan fenomena alam yang menakjubkan, dengan kabut tipis yang menyelimuti lembah dan tebing ngarai setiap hari. Keindahan alam ini menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, yang menjadikannya sebagai destinasi yang sangat diminati.
- Kabut yang menambah keindahan pemandangan
- Kegiatan pelatihan outdoor dan gathering
- Pengalaman glamping dan outbound
- Berbagai kegiatan budaya dan edukasi
- Spot foto menarik untuk pengunjung
Di sekitar kawasan wisata ini, terdapat juga berbagai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menawarkan produk-produk lokal, seperti kerajinan sulaman, peci nasional, dan kopi asli daerah. Kehadiran UMKM ini berkontribusi pada perekonomian lokal dan memberikan pengalaman autentik bagi pengunjung.
Indikator Penilaian Kemenpar RI
Dengan prestasi yang diraih, diharapkan dapat memotivasi masyarakat dan meningkatkan semangat dalam pengembangan wisata. Tapian Tabiang Barasok telah memenuhi sepuluh indikator penilaian yang ditetapkan oleh Kemenpar RI, yang mencakup aspek kelembagaan desa, pengelolaan, atraksi, ekonomi, peran masyarakat, fasilitas, aksesibilitas, homestay, kemitraan, dan digitalisasi.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tapian Tabiang Barasok, Anton Sutan Rumah Panjang, mengungkapkan kekhawatirannya yang nyaris membuat objek wisata ini terhenti setelah bencana hidrometeorologi melanda. Namun, semangat masyarakat dan ketertarikan pengunjung memberi dorongan untuk terus melanjutkan operasional wisata tersebut.
Harapan untuk Masa Depan
“Setelah bencana, kami sempat ragu apakah Tapian Tabiang Barasok bisa bangkit kembali. Namun, dukungan masyarakat dan minat yang terus mengalir dari pengunjung memberikan motivasi untuk bertahan. Apalagi, perhatian terhadap tempat ini semakin meluas melalui pemberitaan di berbagai saluran media,” tambah Anton.
Dengan pencapaian yang telah diraih, Tapian Tabiang Barasok kini menjadi simbol harapan bagi pengembangan pariwisata di Bukittinggi. Masyarakat setempat diharapkan terus berperan aktif dalam mempromosikan dan menjaga keberlangsungan objek wisata ini agar dapat menjadi destinasi unggulan yang dapat bersaing di tingkat nasional.
Kesimpulan
Pencapaian Tapian Tabiang Barasok sebagai salah satu kampung wisata terbaik di Indonesia menggambarkan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku wisata. Keberhasilan ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik. Dengan dukungan semua pihak, Tapian Tabiang Barasok memiliki potensi yang besar untuk menjadi destinasi unggulan di Sumatera Barat.
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Menabung untuk Investasi Tanah Kavling di Masa Depan
➡️ Baca Juga: Aktifkan Alarm Bencana di HP: 2 Cara Efektif untuk Menerima Notifikasi Gempa




